<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:SimSun; panose-1:2 1 6 0 3 1 1 1 1 1; mso-font-alt:宋体; mso-font-charset:134; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:3 135135232 16 0 262145 0;}@font-face {font-family:”\@SimSun”; panose-1:2 1 6 0 3 1 1 1 1 1; mso-font-charset:134; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:3 135135232 16 0 262145 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:SimSun;}p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0in; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0in; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:SimSun;}@page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 2.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;}div.Section1 {page:Section1;}–>

Setelah Shell dan Petronas meramaikan bisnis SPBU di Indonesia, kini giliran Total , SPBU asal Prancis , menancapkan kukunya melalui PT Total Oil Indonesia (Total). Dua SPBU Total telah dibangun di Jakarta, yaitu di bilangan Daan Mogot dan M.T. Haryono. Maraknya SPBU asing tak lepas dari hadirnya regulasi yang membolehkan pihak swasta selain Pertamina mengelola SPBU.

Bagaimana perkembangan SPBU asing saat ini? SPBU Shell yang dibesut oleh PT Shell Indonesia (Shell) sudah hadir di sini sejak tahun2005, sekaligus sebagai SPBU asing pertama di Indonesia. Menurut Samuel G. De Guzman. GM Operasional & Penjualan Ritel Shell, SPBU perusahaannya bertumbuh secara signifikan, baik dilihat dari nilai transaksi yang masuk maupun pengembangan gerai yang sekarang sudah mencapai 35 ? padahal akhir tahun lalu baru 15 gerai. Dan yang terpenting,

Shell berhasil mengubah lanskap persaingan bisnis SPBU di Indonesia. Dengan kehadirannya, telah meningkatkan standar kualitas layanan industri, dan otomatis Pertamina , pemain utama SPBU di Tanah Air ,ikut berbenah diri. Pria asal Filipina ini menambahkan, pihaknya optimistis Shell akan terus berkembang di Indonesia. Ia menyebut, total investasi yang telah dikeluarkan perusahaan asal Amerika Serikat ini mencapai US$ 100 juta.

Penjualan meningkat signifikan, apalagi ketika harga Shell Super (Performance 92) turun dari Rp 10 ribu/liter menjadi Rp 5.700/liter, peningkatan transaksi pun terus terjadi. Namun, Samuel enggan menyebutkan berapa besar pertumbuhan angka penjualannya. Total sendiri baru memasarkan Performance 92 yang harga jualnya Rp 5.500, selisih Rp 1.000 dengan bensin premium milik Pertamina.Produk lainnya adalah Performance 95 (sekelas dengan Pertamax Plus)

disadur dari http://www.swa.co.id